Selasa, 22 Desember 2020

Catatan Harian Kreatifitasku Bersama Ibu Serepina

KARAKTERISTIK KEWIRAUSAHAAN DALAM BERBISNIS



Halooo sobat kreatif 

Gimana nih kabar kalian ? Pastinya makin kreatif dong yah karna selalu kunjungi zona kreatifitas.

Ohh iyah sebelumnya mimin mau tanya nih sama sobat kreatif semua. Pernah gak si kalian memiliki keinginan untuk jadi seorang wirausaha ? 
Jika kalian adalah salah satu yang ingin menjadi wirausaha, tepat sekali nih karna pada pertemuan kali ini mimin akan membahas tentang karakteristik kewirausahaan dalam berbisnis.

Oke langsung aja yuk kita simak materinya.


KARAKTERISTIK KEWIRAUSAHAAN DALAM BERBISNIS

Apa yang dimaksud dengan karakteristik kewirausahaan? Karakteristik kewirausahaan dapat didefinisikan sebagai hal yang berhubungan dengan ciri khas, perilaku, dan sikap seseorang untuk mewujudkan gagasan inovatif ke dalam dunia usaha.


Perilaku dan sikap tersebut biasanya mencakup sebagian besar tindakan seorang wirausahawan dalam kesehariannya.  Perlu diingat bahwa keahlian berbisnis tidak timbul sejak lahir, melainkan timbul berkat latihan dan kebiasaan.


Jadi dapat disimpulkan bahwa seorang wirausaha harus menanamkan karakteristik kewirausahaan sejak dini agar usaha yang akan kita bangun nantinya berjalan dengan baik dan maju.

Lalu apa aja sih karakteristik kewirausahaan yang harus dimiliki pebisnis ?


1. Percaya Diri dan Optimis

Sikap percaya pada diri sendiri  adalah modal yang cukup baik untuk sebuah permulaan. Tandanya seseorang sudah siap untuk menghadapi segala tantangan di dunia bisnis. Namun, percaya diri harus diimbangi dengan pengendalian diri.

Sikap optimis juga perlu dimiliki oleh seorang wirausaha.


2. Berorientasi Pada Tugas dan Hasil

Maksudnya adalah bahwa seorang pengusaha harus bertanggung jawab atas tugas yang diberikan kepadanya. Anda juga harus bersifat bertanggung jawab atas dalam sebuah hasil tugas yang telah diberikan.

 

3. Berani Mengambil Resiko

Berani untuk mengambil risiko yang terkait dengan keinginan untuk bertanggung jawab. Pengusaha siap mengambil risiko dari semua tindakannya.

Sebagai sebuah tindakan, seorang wirausahawan akan berpikir dengan hati-hati tentang tindakannya sehingga risiko yang terkait dengan tindakan tersebut dapat dinilai.

 

4. Memiliki Jiwa Kepemimpinan

Pengusaha membutuhkan kepemimpinan untuk memimpin bawahan atau karyawan mereka. Seseorang tidak bisa menjadi wirausaha jika Anda tidak bisa memimpin mereka berdua dan memimpin orang mereka sendiri.

 

5. Keorisinilan

Makna asli tidak hanya untuk mempertahankan yang lain, namun mempunyai sebuah pendapat sendiri, adalah ide asli sebagai kemampuan sebagai melakukan sesuatu.

 

6. Berorientasi Ke Masa Depan

Seorang wirausahawan harus memiliki visi yang jelas untuk sesuatu yang sedang ia kembangkan. Karna visi itu akan mendorong dan menjadi acuan kemajuan usahanya. Oleh karena itu, pengusaha akan mengembangkan rencana.

 

Selain karakteristik. Ada juga watak yang harus dimiliki bagi seorang wirausahawan dalam berbisnis. Apa aja sih ?


WATAK SEORANG WIRAUSAHAWAN DALAM BERBISNIS

  1. Memiliki kepercayaan diri yang kuat, tidak ketergantungan terhadap orang lain maupun kelompok.
  2. Kebutuhan untuk berprestasi, berorientasi laba, mempunyai dorongan yang kuat, energik, tekad kerja keras, dan inisiatif.
  3. Mampu mengambil resiko yang wajar dan tidak ceroboh.
  4. Berjiwa kepemimpinan, mampu beradaptasi dengan orang lain, dan bisa menerima saran dan kritik.
  5. Inovatif, kreatif, dan fleksibel
  6. Memiliki visi yang perspektif kepada masa depan.

Adapun alur berfikir kreatif dan inovatif antara lain :
Kecerdasan : Analistis, Sintesis, Praktis


Nahhh jadi seperti itu sobat kreatif tentang karakteristik kewirausahaan dalam berbisnis. Semoga materi ini dapat membantu sobat-sobat kreatif dalam menjalanlan suatu usaha yah sobat.

Oke sobar kreatif. Mungkin sekian untuk postingan dari zone kreatifitas. Tetap kunjungi zona kreatifitas agar kalian semakin kreatif lagi. Sampai bertemu di postingan selanjutnya yah sobat kreatif. Thank youuuuuuuu.


Referensi :

Materi Pembelajaran Kreatifitas oleh Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom

www.brainly.co.id


Penulis :

Moch. Azis Prasetya

Senin, 14 Desember 2020

Catatan Harian Kreatifitasku Bersama Ibu Serepina

HUBUNGAN KREATIVITAS, INOVASI, TEKNOLOGI, DAN ENTREPRENEURSHIP


Halooo sobat kreatif. Bagaimana kabar kalian ? Ohh tentunya semakin kreatif dong yah karna selalu kunjungi zone kreatifitas hehe.

Oia pada postingan kali ini. Materi yang akan mimin angkat yaitu tentang "HUBUNGAN KREATIFITAS, INOVASI, TEKNOLOGI, DAN ENTREPRENEURSHIP.

Oke langsung saja mari kita simak :)


1. Kreatifitas



Kreativitas merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang untuk menemukan dan menciptakan suatu hal baru,cara-cara baru, model baru, yang berguna bagi dirinya dan masyarakat. 

Hal-hal baru itu tidak selalu sesuatu yang sama sekali tidak pernah ada sebelumnya, unsur-unsurnya bisa saja telah ada sebelumnya, tetapi individu menemukan kombinasi baru, konstruk baru yang memiliki kualitas yang berbeda dengan keadaan sebelumnya. Jadi, hal baru itu adalah sesuatu yang bersifat inovatif. 

Kreativitas memegang peranan penting dalam 
kehidupan dan perkembangan manusia. Kreativitas banyak dilandasi oleh kemampuan intelektual, seperti intelegensi bakat dan kecakapan hasil belajar, tetapi juga didukung oleh faktor-faktor afektif dan psikomotor. 


2. Inovasi


Reka baru atau inovasi dapat diartikan sebagai proses dan/atau hasil pengembangan pemanfaatan/mobilisasi pengetahuan, keterampilan (termasuk keterampilan teknologis) dan pengalaman untuk menciptakan atau memperbaiki produk (barang dan/atau jasa), proses, dan/atau sistem yang baru, yang memberikan nilai yang berarti atau secara signifikan (terutama ekonomi dan sosial).

Reka baru sebagai suatu “objek” juga memiliki arti sebagai suatu produk atau praktik baru yang tersedia bagi aplikasi, umumnya dalam suatu konteks komersial. Biasanya, beragam tingkat kebaruannya dapat dibedakan, bergantung pada konteksnya: suatu inovasi dapat bersifat baru bagi suatu perusahaan (atau agen/aktor), baru bagi pasar, atau negara atau daerah, atau baru secara sejagat. Sementara itu, reka baru sebagai suatu “kegiatan” merupakan proses penciptaan reka baru, sering kali diidentifikasi dengan komersialisasi suatu reka cipta.


Lalu apa hubungannya dengan kreativitas?

Hubungan antara kreativitas dan inovasi yaitu dengan adanya krativitas maka akan menciptakan inovasi baru. Kreativitas dan inovasi merupakan 2 hal yang tidak dapat dipisahkan, dan 2 hal ini merupakan sifat yang harus dimiliki oleh seorang wirausaha, Tanpa adanya kreativitas maka ia akan sangat sulit bersaing dan bertahan di dunia bisnis, karena dunia bisnis tidak menentu dan selalu menuntut perubahan agar mampu bertahan.


3. Teknologi


Teknologi adalah kumpulan alat, termasuk mesin, modifikasi, pengaturan dan prosedur yang digunakan oleh manusia. Teknologisecara signifikan memengaruhi manusia serta kemampuan spesies hewan lain untuk mengendalikan dan beradaptasi dengan lingkungan alami mereka. Istilah ini dapat diterapkan secara umum atau untuk daerah tertentu. Contoh: teknologi informasi, teknologi nuklir, teknologi pertanian, dan teknologi komunikasi.

Teknologi sangatlah berperan penting khususnya bagi jiwa-jiwa kreatif. Dengan adanya teknologi, membuat kita semakin kreatif, misalnya dalam hal berkarya di bidang musik maupun fotografi. Kita bisa dengan mudah untuk mendapatkan atau membagikan informasi mengenai hal tersebut yang bisa kita akses pada komputer maupun smartphone. Contohnya seperti youtube, facebook, instagram dan media sosial lainnya. Sehingga kita bisa dapat mudah untuk mempelajari dan membagikannya.


4. Entrepreneurship

Dalam bahasa Indonesia, istilah Entrepreneurship diartikan kewirausahaan yang memiliki pengertian sedikit berbeda oleh para ahli. Meskipun demikian, masing-masing pendapat memiliki inti dari entrepreneurship, yaitu tentang kreativitas atau inovasi. Secara umum pengertian Entrepreneurship (Kewirausahaan) adalah proses kegiatan kreativitas dan inovasi menciptakan perubahan dengan memanfaatkan peluang dan sumber-sumber yang ada untuk menghasilkan nilai tambah bagi diri sendiri dan orang lain serta memenangkan persaingan.


Entrepreneur harus kreatif, mengapa?
Seorang yang memutuskan dirinya menjadi entrepreneur adalah orang-orang yang mengenal potensi dan belajar mengembangkan peluang yang ada serta dapat mengorganisasi usaha untuk mewujudkan cita-cita menjadi entrepreneur. Salah satu kemampuan yang harus dimiliki seorang entrepreneur adalah kreatif dan inovatif. Ia mampu melihat peluang, selalu terbuka akan setiap masukan dan memiliki keinginan untuk suatu perubahan positif yang mampu membawa bisnisnya terus bertumbuh serta memiliki value. Dalam berbisnis juga harus memiliki value-values yang bertujuan positif dan bermanfaat bagi orang banyak. Seperti yang dikatakan oleh Zimmerer (1996) bahwa entrepreneur merupakan suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi mencari peluang dari permasalahan yang terjadi di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.



Nahhh sobat kreatif, mungki kurang lebih seperti itu hubungan antara kreativitas, teknologi, inovasi dan entrepreneurship.

Oke sobar kreatif. Mungkin sekian untuk postingan dari zone kreatifitas. Tetap kunjungi zona kreatifitas agar kalian semakin kreatif lagi. Sampai bertemu di postingan selanjutnya yah sobat kreatif. Thank youuuuuuuu.



Referensi :

Materi Pembelajaran Kreatifitas oleh Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom

www.wikipedia.com

www.brainly.co.id


Penulis :

Moch. Azis Prasetya

Senin, 07 Desember 2020

Catatan Harian Kreatifitasku Bersama Ibu Serepina - Menggali Potensi Diri

MENGGALI POTENSI DIRI



Halooo sobat kreatif. Bagaimana kabar kalian ? Ohh tentunya semakin kreatif dong yah karna selalu kunjungi zone kreatifitas hehe.


Oia pada postingan kali ini. Materi yang akan mimin angkat yaitu tentang "MENGGALI POTENSI" . Setiap orang pasti memiliki potensi pada diri masing-masing kan yah, tapi ada sebagian yang tidak mengetahui potensi yang ia miliki itu seperti apa. Nah tepat sekali, pada kali ini mimin mau bagikan ke kalian bagaimana cara menggali potensi kreatifitas , estetika menulis dan motivasi berprestasi.

Oke langsung saja mari kita simak :)



MENGGALI POTENSI

Apa sih potensi itu ? 
"Potensi merupakan kemampuan atau kekuatan diri seseorang baik yang belum terwujud maupun yang telah terwujud, akan tetapi belum sepenuhnya terlihat atau dipergunakan secara maksimal oleh seseorang".

Lalu apa itu kreatifitas ?

"Kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru, baik yang benar-benar merupakan hal baru atau sesuatu ide baru yang diperoleh dengan cara menghubungkan beberapa hal yang sudah ada dan menjadikannya suatu hal baru".


Dari penjelasan diatas bisa kita simpulkan bahwa potensi kreatifitas itu adalah kemampuan diri seseorang menciptakan ide-ide dan sesuatu yang baru menjadi sebuah karya yang bernilai.



Potensi kreatifitas pada diri seseorang terbagi beberapa, antara lain seperti :

  • Potensi di Bidang Seni


Orang bilang, seni itu akrab dengan kehidupan sehari-hari. Kita mengenal seni sebagai sesuatu yang indah dan punya nilai artistik tinggi. 
Meskipun pada dasarnya seni itu sendiri bersifat subjektif. Sebuah tumpukan batu di kali bisa disebut seni, jika memang ada yang menyebutnya seni. Sebuah jalan lenggang dengan kabut tipis dengan kilauan lampu jalan kuning, boleh di sebut seni. Lukisan abstrak sekali pun, yang dipamerkan di sebuah pameran megah, adalah seni.


  • Potensi di Ilmu Pengetahuan


adalah usaha-usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusi dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya. Contohnya seperti ilmu fisika, matematika maupun sains.


Estetika Menulis

Estetika adalah ilmu yang membahas bagaimana keindahan dapat terbentuk, serta bagaimana dapat merasakannnya. Sebuah keindahan yang sudah terbentuk tentunya harus dapat dirasakan oleh banyak orang.

Menulis adalah suatu kegiatan untuk menciptakan suatu catatan atau informasi pada suatu media dengan menggunakan aksara. Menulis biasa dilakukan pada media kertas dengan menggunakan alat-alat seperti pena atau pensil. 



Lalu bagaimana cara menggali potensi yang ada di diri kita ? Berikut langkahnya !


1. Mengenal diri sendiri

Untuk menjadikan diri kita semakin baik, terutama pada passion kita, kita terlebih dahulu harus mengetahui diri kita sendiri, misalnya apa yang kita suka, dan mengenal kelemahan maupun kekuatan pada diri kita.
lainnya memiliki kesulitan untuk melakukan hal ini. 


Untuk mengenali diri, kita perlu melakukan perenungan khusus yang mendalam dan mendapatkan umpan balik dari orang lain. Ya, saya mengetahui bahwa tidaklah mudah untuk menerima apa yang orang lain katakan, terutama jika orang yang menyampaikan umpan baik tersebut adalah bawahan kita. Namun, ini adalah bagian yang dapat membantu kita untuk mengenali diri dengan sangat baik.
Setelah kita mengetahui kekuatan dan kelemahan diri, kita juga harus mengenal hal apa yang benar-benar ingin dilakukan. 



2. Membangun rutinitas secara konsisten

Potensi kita dapat terlihat dan berkembang jika kita memiliki jiwa yang kosisten. Contoh nya misalkan kita harus rutin membaca minimal 10 halaman setiap harinya. Dengan kita membaca secara rutin, maka kita akan mendapat ilmu baru setiap harinya. Tidak harus selalu banyak, cukup kamu dapat mengerti dan konsisten dengan hal itu.


3. Tingkatkan kemampuan diri.

Semakin berkembangnya zaman, seharusnya semakin berkembang juga ilmu yang kita pahami. Hindari rasa cepat puas. Karna ilmu itu tidak akan habis dan selalu berkembang. Maka dari itu kita harus meningkatkan kemampuan kita. Misalnya kita sedang belajar fotografi, di awal mempelajari fotografi, kita belajar tentang dasar fotografi, selanjutnya kita juga belajar tentang komposisi, angel, dan sebagainya. Sehingga kita bisa menjadi seorang fotografer yang profesional.


4. Tidak menunda suatu pekerjaan

Gunakanlah waktu sebaik mungkin karena kita tidak akan pernah mendapatkannya kembali. Jadi, hindari diri dari penundaan. Penundaan hanya akan membuat pekerjaan menumpuk dan tidak akan pernah selesai.

Menggali potensi diri berarti kita harus menggunakan waktu yang dimiliki sebaik mungkin. Jangan sampai kita membuang-buang waktu untuk hal-hal yang sia-sia. Jika kita menghabiskan banyak waktu untuk berselancar di media sosial atau menonton acara TV yang tidak bermakna, alangkah baiknya jika menggunakan waktu tersebut untuk mencoba hal-hal baru yang dapat meningkatkan potensi diri.



5. Mengatakan tidak

Tidak semua hal dapat kita ikuti. Gunakanlah waktu agar lebih bermanfaat. Misalnya sebuah ajakan nongkrong dari teman kita. Okelah sesekali kita mengikutinya. Tapi jika itu bermanfaat bagi diri kalian. Jika tidak, jangan lah kalian menerimanya, karna itu pasti akan membuang waktu kalian.
Ikutlah dengan ajakan-ajakan yang positif dan bermanfaat.


6. Mencoba hal baru

Agar passion mu bertambah dan berkembang. Perbanyak lah mencoba hal-hal baru. Karna jika kita tidak mencoba, kita tidak akan mengetahui dampak dari hal itu. Cobalah jika itu hal yang bermanfaat bagi diri kalian.


7. Miliki motivasi yang kuat

Untuk mencapai prestasi, Anda perlu memiliki motivasi yang kuat. Motivasi ini yang nantinya akan membangkitkan semangat Anda dalam mencapai karya terbaik.

Anda bisa membaca kisah orang-orang sukses atau tokoh yang Anda gemari. Mereka pun berhasil meraih kesuksesan karena memiliki motivasi yang kuat dalam hidupnya.




Nahhh jadi seperti itu sobat kreatif. Mungkin kalian harus mencoba beberapa hal yang sudah mimin jelasin diatas. Agar kalian bisa mengetahui dan mengembangkan potensi pada diri kalian.

Oke sobat kreatif. Mungkin sekian untuk postingan dari zone kreatifitas. Tetap kunjungi zona kreatifitas agar kalian semakin kreatif lagi. Sampai bertemu di postingan selanjutnya yah sobat kreatif. Thank youuuuuuuu.



Referensi :

Materi Pembelajaran Kreatifitas oleh Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom

www.wikipedia.com

Selasa, 17 November 2020

Catatan Harian Kreatifitasku Bersama Ibu Serepina

MOTIVASI SUKSES JIWA KREATIF

Halooo sobat kreatif, gimana nih kabar kalian semua ? Ohh tentunya makin kreatif dong yah karna selalu kunjungi zona kreatifitas.

Btw nih mimin mau tanya. Tujuan kalian harus kreatif itu apa sih ? Apa kreatif itu salah satu cara kalian untuk menuju kesuksesan ? Yappp betull, menjadi kreatif pastinya membuat kalian semakin mudah untuk memcapai kesuksesan ataupun cita-cita kalian nih.

Nahhh tepat sekali nih. Pada postingan kali ini, zona kreatifitas akan kasih motivasi sedikit kepada sobat kreatif untuk agar sukses dengan cara yang kreatif. Oke langsung aja yah kita bahas, biar sobat kreatif gak penasaran hehe.


SUKSES

Seorang guru spiritual ternama, Deepak Chopra dalam bukunya The Seven Spiritual Laws of Success, mengatakan sukses adalah ekspansi kontinyu akan kebahagiaan dan realisasi yang progresif dari tujuan yang berharga.

Lalu apa hubungannya dengan kreatif ?
Yah tentunya sangatlah berhubungan, hampir seluruh orang sukses di dunia memiliki pemikiran yang kreatif, sehingga dia bisa mencapai kesuksesan tersebut.


Hal hal yang perlu kalian perhatikan untuk mencapai kesuksesan yaitu antara lain :

  1. Sikap

    Dalam sikap seorang yang ingin mencapai kesuksesan, ada beberapa hal yang penting.Yaitu:

    Niat
    Seperti yang sudah diajarkan oleh agama kita. Bahwa setiap hal harus diawali dari niat, tanpa adanya niat, tujuan dan perjalan anda tidak akan berjalan seperti yang kalian inginkan.

    - Mental Positive
    Jika kita ingin mencapai kesuksesan, kita harus memiliki mental positif, bukan negativ. Mental yang positif akan mendorong diri kita untuk terus bangun dan yakin bahwa apa yang kita telah mulai akan mencapai puncak.

    - Kepastian Tujuan
    Tujuan juga harus jelas, mau seperti apa dan bagaimana usaha yang telah kalian mulai. Tujuan merupakan sasaran yang membantu Anda dalam memuaskan seluruh tenaga dalam pikiran Anda, Adanya tujuan dalam hidup dapat membuat Anda bekerja lebih baik, berpikir lebih positif, berkemampuan lebih tinggi. Jeli melihat peluang (kesempatan), dan membuat Anda mampu menghasilkan keputusan dengan lebih akurat.

    - Motivasi
    Anda hidup dalam masyarakat yang menuntut imbalan seketika, Anda menginginkan sesuatu, dan Anda menginginkan sekarang! Tetapi kebanyakan imbalan yang nyata tidaklah datang seketika, Biasanya Anda harus mau bekerja melebihi apa yang harus Anda Kerjakan, sebelum Anda mengumpulkan hasil dari investasi Anda.

    - Inisiatif
    Inisiatif adalah bentuk kesadaran diri dari individu yang berpikir bahwa dia harus melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhannya atau memenuhi suatu hal. Sesorang yang sukses selalu memiliki insiatif yang tinggi.

    - Antusiasme
    Antusiasme bekerja secara magis, tidak biasa diajarkan teoritis, Anda harus melakukannya/melatihnya secara terus-menerus. Nada dan cara Anda berbicara (penuh antusiasme) mencerminkan ketulusan pribadi Anda. Anda tidak akan dapat mempengaruhi orang lain, apabila Anda tidak mempercayai kata-kata Anda sendiri.

    - Gaul
    Gaul yang dimagsud itu bukan gaul untuk foya-foya dan menghabiskan biaya. Gaul yang dimagsud yaitu seperti bergaul dengan teman-teman pengusaha, dengan komunitas bisnis, dan yang lainnya. Sehingga kamu bisa mendapatkan banyak pengetahuan dari orang lain dan bisa berbagi pengetahuan.

    - Disiplin
    Disiplin juga wajib bagi setiap orang yang ingin sukses. Seperti disiplin waktu, dan sebagainya. Kalian harus bisa membuat diri kalian displin dengan cara mengatur kapan waktu bekerja, disiplin mengendalikan emosi, belajar, dan untuk kegiatan lainnya. 


  2. Hubungan Baik

    Yahh betul, kita wajib menjalin hubungan baik kepada siapapun, teruta kepada rekan-rekan bisnis kita. Dimana rekan bisnis kita bisa mendorong untuk kesuksesan usaha kita. Adapun point-point yang harus kita utamakan.

    - Gabungan kekuatan
    Setiap usaha tidak akan berjalan jika kita tidak menggabungkan kekuatan. Misalnya seperti kalian harus menggabungkan kekuatan kalian dengan pihak-pihak yang mahir di bidangnya, kalian tidak bisa sendirian, harus membutuhkan pihak-pihak lain.

    - Kerja sama team
    Selain menjalin hubungan baik dengan pihak luar. Kalian juga harus melakukan kerja sama team, tanpa adanya kerja sama, sudah dipastikan usaha kalian akan hancur, tidak akan sukses. 


  3. Kecerdasan

    Kecerdasan juga menjadi kunci untuk setiap kesuksesan. Apalagi jika kita seoranh owner, minimal kita memahami semua bidangnya. Cerdas itu ada berbagai macam, seperti :

    - Kecerdasan Emosi
    Kalian harus cerdas mengontrol emosi, jangan mudah terpancing emosi, karna itu akan menambah masalah, bukan menyelesaikannya.

    - Perhatian yang terpusat
    Definisinya adalah kemampuan untuk mengarahkan pikiran pada satu pokok masalah sampai Anda dapat mengatasinya. Tidak ada sesuatu yang diciptakan manusia tanpa diciptakan dalam imajinasinya terlebih dahulu, kemudian dengan keinginan yang besar dan perhatian yang terpusat, imajinasi itu diubah menjadi kenyataan, Anda dapat melakukannya, bila Anda percaya bahwa anda dapat melakukannya.

    - Berfikir Akurat 
    Pemikir yang cermat belajar mempercayai keputusan mereka sendiri dan berhati-hati terhadap siapa pun yang mencoba mempengaruhi mereka. Anda harus belajar mendengarkan kata-kata dan mempelajari bahasa tubuh memeriksa reaksi insting mereka yang memerintahkan agar berhati-hati untuk menjalin hubungan dengan orang tertentu, dan mempercayai instuisi mereka.


Nahhh sobat kreatif, mungki kurang lebih seperti itu sikap-sikap yang harus ada jika ingin menggapai kesuksesan. Semua pasti ingin kesuksesan bukan ? Nah mungkin tips-tips diatas bisa kalian pelajari dan kalian tanamkan di diri kalian yah sobat kreatif

Oke sobar kreatif. Mungkin sekian untuk postingan dari zone kreatifitas. Tetap kunjungi zona kreatifitas agar kalian semakin kreatif lagi. Sampai bertemu di postingan selanjutnya yah sobat kreatif. Thank youuuuuuuu.


Referensi :

Materi Pembelajaran Kreatifitas oleh Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom.


Selasa, 10 November 2020

Catatan Harian Kreatifitasku Bersama Ibu Serepina

 

MIND MAPPING 


Haloo sobat kreatif. Gimana nih kabar kalian ? Ohh tentunya semakin kreatif dong yah karna selalu simak postingan dari zone kreatifitas hehe.

Ohh iyah btw kita sebelumnya pada minggu lalu udah membahas beberapa hal-hal yang menyangkut kreatifitas. Nahh pada kali ini zona kreatifitas juga akan membahas lagi salah satu hal yang sangat membantu agar kalian semakin kreatif. Untuk kali ini zona kreatifitas akan membahas MIND MAPPING.


Sebelumnya ada yang tahukah apa itu mind mapping ? Oke mimin jelasin deh yah biar kita pinter bareng-bareng.


Mind mapping yaitu suatu metode untuk memaksimalkan potensi pikiran manusia dengan menggunakan otak kanan dan otak kirinya secara simultan. 

Pasti kalian udah tau kan kegunaan otak kanan dan otak kiri itu apa? Nah itu lah pengertian dari mind mapping.


Jika kalian ingin mengadakan sebuah event, mind mapping sangatlah di perlukan, karna kalian harus memikirkan, memetakan mau seperti apa event ini, konsep seperti apa yang ingin kalian adakan. Tanpa adanya mind mapping, event yang akan kalian adakan pastilah akan berantakan, bahkan bisa menimbulkan masalah.

Lalu apa aja sih mind mapping dalam suatu event itu? Nahh yukk kita bahas.


1. Creator

Yah yang pertama kalian harus menentukan siapa creatornya. Apa sih creator itu ? Creator adalah seseorang yang memiliki atau mempunyai dan menciptakan ide-ide kreatif untuk event yang akan kalian adakan. Setiap event pasti ada seorang creator didalamnya. Biasanya seorang creator ini otaknya sangatlah kreatif, karna ini menciptakan mulai dari hal-hal kecil hinggal hal yang besar, sehingga event yang akan kalian adakan sukses dan menarik.



2. Conceptor

Conceptor juga tidak jauh beda dengan creator. Conceptor yaitu seseorang yang menyusun sebuah konsep dalam sebuah acara. Biasanya conceptor berhubungan erat dengan seorang creator. Sama pentingnya dengan creator, conceptor bisa membuat acara kalian semenarik mungkin. 



3. Mediator

Dalam sebuah event, selain creator dan conceptor, tentunya ada juga seorang mediator. Apa si mediator itu ?

Pihak yang membantu Para Pihak dalam proses perundingan guna mencari berbagai kemungkinan penyelesaian sengketa tanpa menggunakan cara memutus atau memaksakan sebuah penyelesaian.


Dalam sebuah event salah satu mediator yaitu humas. Biasanya humas sering dijadikan mediator kepada pihak internal maupun eksternal. Contohnya kepada pihak sponsor dan narasumber.



4. Problem solver

Dalam sebuah event, pastinya memiliki hal-hal yang tidak sesuai dengan apa yang sudah di konsepkan. Entah itu berasal dari internal maupun eksternal. Suatu masalah dalam sebuah event adalah tanggung jawab seluruh panitia penyelenggara itu, maka dari itu seluruhnya harus bisa bekerja sama untuk memecahkan masalah tersebut agar event bisa berjalan dengan baik. 


Memecahkan suatu masalah pada sebuah event tidak bisa melibatkan hanya segelintir orang, kita harus bekerja sama untuk memecahkan masalah tersebut dengan cara diskusi, menentukan opsi lain, mencari cara penyesesaian, bahkan jika itu berkaitan dengan hukum, kita harus mengikutinya.


Jika kita bekerja sama, pasti ada jalan keluarnya, pasti ada opsi lain yang bisa membuat event kita berjalan dengan lancar. Yang terpenting dalam menyelesaikan masalah ini, kita harus menjauhkan ego kita, kita harus berfikir sejerni mungkin, hingga masalah itu terpecahkan.



Nahhh sobat kreatif, mungki kurang lebih seperti itu mind mapping dalam sebuah event. Mungkin disini ada beberapa dari kalian yang sudah atau bahkan menjadi bagian dari sebuah event kan ? Atau mungkin ada yang belum pernah. Materi ini bisa menjadi acuan untuk kalian jika ingin mengadakan sebuah event.


Oke sobar kreatif. Mungkin sekian untuk postingan dari zone kreatifitas. Tetap kunjungi zona kreatifitas agar kalian semakin kreatif lagi. Sampai bertemu di postingan selanjutnya yah sobat kreatif. Thank youuuuuuuu.




Referensi :

Materi Pembelajaran Kreatifitas oleh Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom.

www.karyaone.co.id

Senin, 02 November 2020

Catatan Harian Kreatifitasku Bersama Ibu Serepina

MIND MAPPING DALAM SUATU EVENT


Haloo sobat kreatif. Gimana nih kabar kalian ? Ohh tentunya semakin kreatif dong yah karna selalu simak postingan dari zone kreatifitas hehe.

Ohh iyah btw kita sebelumnya pada minggu lalu udah membahas beberapa hal-hal yang menyangkut kreatifitas. Nahh pada kali ini zona kreatifitas juga akan membahas lagi salah satu hal yang sangat membantu agar kalian semakin kreatif. Untuk kali ini zona kreatifitas akan membahas MIND MAPPING.


Sebelumnya ada yang tahukah apa itu mind mapping ? Oke mimin jelasin deh yah biar kita pinter bareng-bareng.


Mind mapping yaitu suatu metode untuk memaksimalkan potensi pikiran manusia dengan menggunakan otak kanan dan otak kirinya secara simultan. 

Pasti kalian udah tau kan kegunaan otak kanan dan otak kiri itu apa? Nah itu lah pengertian dari mind mapping.


Jika kalian ingin mengadakan sebuah event, mind mapping sangatlah di perlukan, karna kalian harus memikirkan, memetakan mau seperti apa event ini, konsep seperti apa yang ingin kalian adakan. Tanpa adanya mind mapping, event yang akan kalian adakan pastilah akan berantakan, bahkan bisa menimbulkan masalah.

Lalu apa aja sih mind mapping dalam suatu event itu? Nahh yukk kita bahas.


1. Creator

Yah yang pertama kalian harus menentukan siapa creatornya. Apa sih creator itu ? Creator adalah seseorang yang memiliki atau mempunyai dan menciptakan ide-ide kreatif untuk event yang akan kalian adakan. Setiap event pasti ada seorang creator didalamnya. Biasanya seorang creator ini otaknya sangatlah kreatif, karna ini menciptakan mulai dari hal-hal kecil hinggal hal yang besar, sehingga event yang akan kalian adakan sukses dan menarik.



2. Conceptor

Conceptor juga tidak jauh beda dengan creator. Conceptor yaitu seseorang yang menyusun sebuah konsep dalam sebuah acara. Biasanya conceptor berhubungan erat dengan seorang creator. Sama pentingnya dengan creator, conceptor bisa membuat acara kalian semenarik mungkin. 



3. Mediator

Dalam sebuah event, selain creator dan conceptor, tentunya ada juga seorang mediator. Apa si mediator itu ?

Pihak yang membantu Para Pihak dalam proses perundingan guna mencari berbagai kemungkinan penyelesaian sengketa tanpa menggunakan cara memutus atau memaksakan sebuah penyelesaian.


Dalam sebuah event salah satu mediator yaitu humas. Biasanya humas sering dijadikan mediator kepada pihak internal maupun eksternal. Contohnya kepada pihak sponsor dan narasumber.



4. Problem solver

Dalam sebuah event, pastinya memiliki hal-hal yang tidak sesuai dengan apa yang sudah di konsepkan. Entah itu berasal dari internal maupun eksternal. Suatu masalah dalam sebuah event adalah tanggung jawab seluruh panitia penyelenggara itu, maka dari itu seluruhnya harus bisa bekerja sama untuk memecahkan masalah tersebut agar event bisa berjalan dengan baik. 


Memecahkan suatu masalah pada sebuah event tidak bisa melibatkan hanya segelintir orang, kita harus bekerja sama untuk memecahkan masalah tersebut dengan cara diskusi, menentukan opsi lain, mencari cara penyesesaian, bahkan jika itu berkaitan dengan hukum, kita harus mengikutinya.


Jika kita bekerja sama, pasti ada jalan keluarnya, pasti ada opsi lain yang bisa membuat event kita berjalan dengan lancar. Yang terpenting dalam menyelesaikan masalah ini, kita harus menjauhkan ego kita, kita harus berfikir sejerni mungkin, hingga masalah itu terpecahkan.



Nahhh sobat kreatif, mungki kurang lebih seperti itu mind mapping dalam sebuah event. Mungkin disini ada beberapa dari kalian yang sudah atau bahkan menjadi bagian dari sebuah event kan ? Atau mungkin ada yang belum pernah. Materi ini bisa menjadi acuan untuk kalian jika ingin mengadakan sebuah event.


Oke sobar kreatif. Mungkin sekian untuk postingan dari zone kreatifitas. Tetap kunjungi zona kreatifitas agar kalian semakin kreatif lagi. Sampai bertemu di postingan selanjutnya yah sobat kreatif. Thank youuuuuuuu.




Referensi :

Materi Pembelajaran Kreatifitas oleh Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom.

www.karyaone.co.id



Senin, 26 Oktober 2020

Catatan Harian Kreatifitasku Bersama Ibu Serepina

KEBERANIAN MENGHADAPI RESIKO


Halooo sobat kreatifff.. Gimana nih kabar kalian ? Ohh pastinya semakin kreatif dong yahh karna selalu mengikuti dan membaca berbagai ilmu tentang kreatif dari zona kreatifitas hehehe...

Pada postingan sebelumnya, kita telah bahas mengenai apa itu TOR dan bagaimana cara menyusunnya. Semoga kalian sudah memahami yah dari postingan kemarin.Oke langsung saja kali ini zona kreatifitas akan berbagi lagi mengenai hal-hal positif dan tentunya juga kreatif dong yah.

Oia sebelumnya mimin mau tanya ni. Apa kalian sedang merancang sebuah rencana ? Atau sedang merintis usaha dan sebagainya ? Jika iya, pastinya kalian sudah memikirkan tentang hal-hal yang menyangkut kesuksesan tentang rencana kalian, bahkan kalian juga pasti udah memikirkan resiko dari rencana kalian. Nah tepat sekali. Di postingan kali ini zona kreatifitas akan membahas tentang  KEBERANIAN MENGHADAPI RESIKO.

Berani mengambil resiko adalah salah satu kunci dalam memulai suatu usaha karena dalam komponen ini banyak sekali yang ditanggung, antara lain seperti :

  1. Berani Mengambil Keputusan.

         Kenapa demikian ? Pengambilan keputusan merupakan sikap saling menghargai dalam menanggapi suatu keputusan. Lalu bagaimana memutuskan sesuatu dengan yakin dalam memutuskan suatu permasalahan?

         Setiap manusia tidak bisa dihindarkan dalam mengambil keputusan, dan satu standart dalam menentukan keputusan yaitu jangan mudah tergesa-gesa. Kecerdasanan itu harus dibarengi dengan kebijaksanaan, kecermatan dan hati nurani. Hal ini dikarenakan, memutuskan suatu keputusan bila dengan tergesa-gesa akan menimbulkan kekeliruan dan mengakibatkan mala petaka. Artinya, kita harus tetap berhati-hati, kita harus mempertimbangkan antara baik dan buruknya.

    Ketika kita tidak bisa memutuskan keputusan, kalau kita memang asih belum terlalu faham, maka kita harus mencari jalan keluarnya, misalnya: mencari solusi dengan konsultasi dengan orang dekat kita yang bisa dipercaya, mungkin dengan teman, sahabat dan lain sebagainya. Nanti apapun keputusannya itu tergantung dari diri kita sendiri, bagaimana menyikapinya. Kalau memang sudah menjadi suatu keputusan maka artinya masalah selesai. Artinya, jangan tanya lagi ke orang-orang lainnya, karena hal tersebut akan mebuat kita dalam kebingungan tak berkesudahan, akibatnya, menjadikan kita timbul rasa ragu lagi untuk mengambil keputusan tersebut.


  2. Berani Menghadapi Masalah

        Sebuah usaha yang akan dimulai pasti memiliki hal-hal yang ditidak diduga. Masalah pun pastinya selalu ada disetiap kita melakukan usaha. Seperti masalah pada internal karna perbedaan pendapat, maupun masalah eksternal seperti perizinan atau dari masyarakat yang tidak menerima kehadiran kita. Maka dari itu jika kita ingin memulai usaha , kita harus berani menghadapinya jika ada masalah, kita harus menyelesaikannya dengan sebaik-baiknya, bukannya malah menghindari masalah tersebut. Apapun resikonya, kita usahakan untuk menghadapinya terlebih dahulu. Dengan demikian, kamu dapat memahami dan memperbaikinya agar lebih baik untuk kedepannya.


  3. Berani Rugi

         Setiap usaha tidak selalu tentang keuntungan, naik turunnya pendapatan itu selalu ada. Bahkan kita juga bisa beresiko rugi. Maka dari itu sebelum kita memulai usaha, kita harus mimikirkan jika kita mengalami kerugian. Bagaimana sikap kita jika kita mengalami kerugian, strategi kita harus seperti apa, rencana pemulihannya bagaimana. Itu harus kita pikirkan terlebih dahulu. Dan jangan lupa kita juga harus memiliki dana darurat, jadi ketika usaha kita mengalami kerugian, kita bisa menutupinnya dan memulai lagi dengan dana darurat tersebut.


  4. Berani Menahan Diri Untuk Tidak Menggunakan Dana Perusahaan.

         Dana perusahaan adalah dana yang digunakan untuk keperluan perusahaan, bukan keperluan pribadi. Walaupun kalian seorang owner di perusahaan tersebut, kalian harus bijak dengan tidak menggunakan dana milik perusahaan. Karna nantinya akan berpengaruh buruk untuk kepentingan perusahaan. Istilah kasarnya, jangan jadi koruptor.


  5. Berani Bangkrut

        Tidak ada satu perusahaan pun yang ingin perusahaannya bangkrut. Tetapi itu sebuah resiko, mau tidak mau jika kita tidak bisa menjalankan dan menyusun strateginya dengan baik, kita bisa mengalami kebangkrutan itu. Dan kita harus berani menerimanya. Kita harus memiliki dana yang cukup besar untuk menutupi jika usaha kita mengalami kebangkrutan agar bisa mendirikannya lagi.

Kemudian apa saja si yang menjadi penyebab terjadinya resiko ?

  1. Unsur Kesengajaan
    Unsur kesengajaan yang menyebabkan sebuah resiko yaitu contohnya seperti kita menggunakan dana perusahaan. Itu tentunya akan menimbulkan resiko pada perusahaan kita. Menggunakan dana perusahaan untuk keperluan pribadi itu sudah pasti disengaja.


  2. Unsur Ketidaksengajaan
    Sedangkan unsur ketidaksengajaan yaitu misalkan seperti omset perusahaan menurun karena adanya perusahaan penyaing, lalu seperti adanya pandemi seperti saat ini. Ini merupakan hal yang tidak disengaja, karna datangnya bukan dari diri kita, tetapi dari pihak lain ataupun hal lain.

Jika kita seorang wirausaha, kita harus memikirkan beberapa hal seperti diatas agar resiko bisa kita minimalisir. Kita juga sebagai wirausaha mempunyai kemampuan untuk mengambil resiko, antara lain : 
  1. Keyakinan pada diri sendiri (Percaya diri),
  2. Kesediaan untuk menggunakan kemampuan dalam mencari peluang dan kemungkinan memperoleh keuntungan,
  3. Kemampuan menilai suatu resiko secara realistis

Artinya semakin besar kemampuan seseorang pada kemampuan nya sendiri, maka semakin besar juga keyakinan orang tersebut akan kesanggupan mempengaruhi hasil dan keputusan. Dan semakin besar pula kesediaan seseorang untuk mencoba apa yang menurut orang lain sebagai resiko.


Oke mungkin cukup sekian postingan tentang KEBERANIAN MENGHADAPI RESIKO ini yah sobat. Selalu baca dan kunjungin blog Zona Kreatifitas yah soba, karna masih banyak hal-hal dan pembelajaran kreatif yang akan kami bagikan. Terima kasih sudah menyimak. Jangan lupa share dan like yah sobat kreatif :)

Referensi :

Materi Pembelajaran Kreatifitas oleh Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom.