Jumat, 31 Desember 2021

TEORI DEPENDENSI - TEORI KOMUNIKASI MASSA

TEORI DEPENDENSI - TEORI KOMUNIKASI MASSA

CATATAN HARIAN BERSAMA IBU SEREPINA TIUR MAIDA , S.Sos., M.Pd., M.I.Kom




Halo sobat kreatifffffff....

Masih tentang Teori Komunikasi Massa kali ini kita akan bahas tentang Teori Dependensi. Ikutin terus ya dan baca sampai habis😃

Teori Ketergantungan atau dikenal teori depedensi (bahasa inggrisDependency Theory) adalah salah satu teori yang melihat permasalahan, Dependensi (ketergantungan) adalah keadaan di mana kehidupan ekonomi negara–negara tertentu dipengaruhi oleh perkembangan dan ekspansi dari kehidupan ekonomi negara–negara lain.

Aspek penting dalam kajian sosiologi adalah adanya pola ketergantungan antara masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lainnya dalam kehidupan berbangsa di dunia. Teori Dependensi lebih menitik beratkan pada persoalan keterbelakangan dan pembangunan negara pinggiran

Nah itu dia Teori Dependensi menurut aku. menurut kalian gimana? komen dibawah ya



Referensi :

Meteri pembelajaran mata kuliah Teori Komunikasi Massa

WIKIPEDIA

Penulis :

Mochamad Azis Prasetya

Jumat, 24 Desember 2021

TEORI USES DAN EFFECT - TEORI KOMUNIKASI MASSA

TEORI USES DAN EFFECT - TEORI KOMUNIKASI MASSA

Catatan Harian Teori Komunikasi Massa Bersama Ibu Serephina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom





Halo temen-temen aku mau ajak kalian bahas teori yang cukup menarik yaitu teori Uses dan Effect. Apa sih teori Uses dan Effect itu? Yuk kita simak 😁

Teori uses and effects merupakan sintesis antara pendekatan uses and gratifications dan teori tradisional mengenai effects.bagian yang sangat penting atau pokok dari pemikiran ini karena pengetahuan mengenai penggunaan media yang menyebabkan, akan memberikan jalan bagi pemahaman dan perkiraan tentang hasil dari suatu proses komunikasi massa.

Maka teori uses and effects merupakan sebuah teori yang menjelaskan mengenai hubungan antara komunikasi massa yang disampaikan melalui media massa, yang menimbulkan sebuah effects bagi pengguna dari media massa tersebut. Contoh dari teori usess and effects dapat dilihat dari kebiasaan seseorang menonton atau mendengarkan media massa dalam keseharian seorang individu.

Nah itu dia pembahasan kali ini. Gimana nih menurut kalian? Yuk komen dibawah😁



Referensi :

Meteri pembelajaran mata kuliah Teori Komunikasi Massa


Penulis :

Mochamad Azis Prasetya


Jumat, 17 Desember 2021

DIALEKTIKA RELASIONAL - TEORI KOMUNIKASI MASSA -



Haiii haiiii sobatttt kreatiffffff…..

Balik lagi nih di blog aku kali ini yang akan bahas tentang Dialektika Relasional. Temen-temen ada yang tau gak apa itu Dialektika Relasional? Kita bahas bareng yuk😊

Teori dialektika relasional adalah sebuah konsep dalam teori komunikasi. Konsep ini bisa ditafsirkan sebagai "simpul kontradiksi dalam hubungan pribadi atau interaksi terus-menerus antara kebalikan atau kecenderungan untuk menentang.Yang menyatakan bahwa hidup berhubungan dicirikan oleh ketegangan-ketegangan atau konflik antar individu. Konflik tersebut terjadi ketika seseorang mencoba memaksakan keinginannya satu terhadap yang lain

Oke itu dia Teori Dialektika Relasional menurut aku, gimana nih menurut kamu? Komen dibawah ya😉

Jumat, 10 Desember 2021

Catatan Harian Teori Komunikasi Massa Bersama Ibu Serephina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom

 DIFUSI INOVASI



Halo sobattt kreatiffff….

kali ini aku mau bahas tentang Divusi Inovasi nih! Ada yang tau gak sih apa itu Divusi Inovasi? Kita bahas bareng yukk😁


Difusi Inovasi adalah teori tentang bagaimana sebuah ide dan teknologi baru tersebar dalam sebuah kebudayaan. Inovasi merupakan ide, praktik, atau objek yang dianggap baru oleh manusia atau unit adopsi lainnya. Teori ini meyakini bahwa sebuah inovasi terdifusi ke seluruh masyarakat dalam pola yang bisa diprediksi. Beberapa kelompok orang akan mengadopsi sebuah inovasi segera setelah mereka mendengar inovasi tersebut. Sedangkan beberapa kelompok masyarakat lainnya membutuhkan waktu lama untuk kemudian mengadopsi inovasi tersebut. Ketika sebuah inovasi banyak diadopsi oleh sejumlah orang, hal itu dikatakan exploded atau meledak.


Dalam proses difusi inovasi terdapat 4 (empat) elemen pokok, yaitu:

(1) Inovasi; gagasan, tindakan, atau barang yang dianggap baru oleh seseorang. Dalam hal ini, kebaruan inovasi diukur secara subjektif menurut pandangan individu yang menerimanya. 

(2) Saluran komunikasi; ’alat’ untuk menyampaikan pesan-pesan inovasi dari sumber kepada penerima.

(3) Jangka waktu; proses keputusan inovasi, dari mulai seseorang mengetahui sampai memutuskan untuk menerima atau menolaknya, dan pengukuhan terhadap keputusan itu sangat berkaitan dengan dimensi waktu.


Nah itu dia pembahasan kita kali ini tentang Divusi Inovasi. Gimana menurut kalian? Komen dibwah ya! Sampai jumpa di blog selanjutnya ya 😊



Referensi :

Meteri pembelajaran mata kuliah Teori Komunikasi Massa

Wikipedia

Penulis :

Mochamad Azis Prasetya



Jumat, 03 Desember 2021

Catatan Harian Teori Komunikasi Massa Bersama Ibu Serephina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom

AGENDA SETTING


Halo sobat kreatif... balik lagi nih di blog aku yang kali ini mau bahas tentang Agenda Setting, di blog ini aku mau kasih beberapa hal yang aku tau tentang Agenda Setting, yuk kita bahas. Menurut ku Agenda Setting adalah bagaimana cara agar menciptakan Publik Awareness dengan menekankan sebuah isu yang dianggap paling penting untuk dilihat, didengar, dibaca, dan dipercaya di media massa. Nah, Agenda setting terjadi melalui proses dimana Media memberikan informasi yang merupakan bahan pemikiran yang paling relevan, potret isu-isu utama masyarakat, dan mencerminkan pikiran orang. pengaruh agenda setting akan meningkat pada diri individu yang memberikan perhatian lebih terhadap isu-isu yang disajikan oleh media massa. Bukti-bukti menunjukkan bahwa perhatian individu terhadap isi media dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, luas pengalaman, derajat kepentingan, perbedaan ciri demografis dan sosiologis.


Sedangkan Framing dan Priming adalah bagaimana media menempatkan sebuah berita dan memberikannya makna tertentu.Dalam model tersebut, realita yang mengarah pada hubungan timbal balik antara agenda media dan agenda publik kurang mendapatkan perhatian. Framing adalah sebuah proses yang mana jurnalis, reporter, editor mengemas isu/kejadian menjadi sajian yang lebih menyentuh dan lebih menarik. Priming yaitu kemampuan program pemberitaan untuk memengaruhi kriteria yang dapat digunakan oleh para individu untuk menilai.


Nah itu dia Agenda Setting menurut aku, gimana nih menurut kalian? Yuk komen dan diskusi di kolom komentar👇😁



Referensi :

Meteri pembelajaran mata kuliah Teori Komunikasi Massa


Penulis :

Mochamad Azis Prasetya

Sabtu, 27 November 2021

TEORI BANYAK TAHAP, TEORI DEPENDENSI, DAN TEORI USES & EFFECT

TEORI BANYAK TAHAP, TEORI DEPENDENSI, DAN TEORI USES & EFFECT


Halloo sobat kreatif

Apa kabar nih sobat ? Semoga semakin kreatif dong yah hehe.


Oiyah pada kali ini mimin mau sharing beberapa materi yang udah mimin dapatin dari bangku kuliah nih sobat. Adapun materi yang mau di sharing antara lain : Teori Komunikasi Banyak Tahap, Teori Dependensi, dan Teori Uses & Effect. Nahh yauda sobat langsung aja yu kita bahas ketiga materi tersebut.



  1. Teori Komunikasi Banyak Tahap
    Model aliran banyak tahap ini merupakan gabungan dari semua model yang telah sebelumnya.Model banyak tahap ini didasarkan pada fungsi penyebaran yang berurutan yang terjadi pada kebanyakan situasi komunikasi.

    Model aliran banyak tahap ini terbentuk karna banyaknya tahap yang dianggap tidak penting. Tahap yang penting adalah menyebarkan pesan pesan media kepada khalayak. Jumlah tahap yang pasti dalam proses ini bergantung pada maksud dan tujuan komunikator. tersedianya media massa dengan kemampuan untuk menyebarkan, sifat dari pesan, dan nilai pentingnya pesan bagi komunikan.
    Ada 2 tahap penyampaian pesan dalam aliran ini. 
    1. Pesan media pada opinion leader
    2. Pesan opinion leader pada audience

    Model Komunikasi Banyak Tahap
    Sumber —> Pesan —> Media Massa —> Khalayak 1 —> Khalayak 2 —> Khalayak .


    Kekurangan dan Kelebihan komunikasi banyak tahap.
    Kekurangan : 
    Adanya miss komunikasi dalam penyampaian pesan dari khalayak pertama kepada khalayak yang lainnya, sehingga pesan yang diterima khalayak lainnya berbeda dengan pesan yang disampaikan oleh khalayak pertama.

    Kelebihan :
    Ada beberapa jaringan yang bekerja diantara media dan khalayak yang berfungsi untuk meneruskan pesan dari yang satu kepada yang lain dalaam penyebaran pesan-pesan media kepada khalayak.
     

  2. Teori Dependensi
    Dependensi  bisa disebut juga dengan ketergantungan. Jadi Teori Dependensi merupakan  teori terkait komunikasi massa yang menyatakan bahwa semakin seseorang tergantung pada suatu media untuk memenuhi kebutuhannya, maka media tersebut menjadi semakin penting untuk orang itu.

    Tujuan dari teori dependensi tersebut juga dikonseptualisasikan sebagai motivasi anteseden penting dalam hubungan ketergantungan individu dengan media. Terdapat tiga jenis tujuan yaitu pemahaman, orientasi, dan bermain. Ketiga tujuan tersebut masing-masing memiliki dimensi personal dan dimensi sosial.

    Konsep penting teori dependensi
    1. Dependensi atau ketergantungan
    2. Tujuan
    3. Struktur
    4. Intensitas Sasaran
    5. Lingkup Sasaran

  3. Teori Uses dan Effect
    A. Definisi
    Teori 
    uses and effects merupakan sebuah teori yang menjelaskan mengenai hubungan antara komunikasi massa yang disampaikan melalui media massa, yang menimbulkan sebuah effects bagi pengguna dari media massa tersebut.

    B. Asumsi Teori Uses dan Effect
    Asumsi dasar dari teori ini lebih menekankan bagaimana penggunaan media menghasilkan banyak efek terhadap suatu individu. Hasil dari sebuah proses komunikasi massa dan beberapa kaitannya dengan penggunaan media akan membawa pada bagian penting berikutnya dari teori ini. 
    Hubungan antara pengguna dan hasilnya dapat disajikan dalam beberapa bentuk yang berbeda, sebagai berikut :
    1. Penggunaan media hanya dianggap berperan sebagai perantara, dan hasil dari prosesnya dinamakan efek
    2. Penggunaan media dapat mengecualikan, mencegah, atau mengurangi aktivitas lainnya
    3. Penggunaan media dapat melakukan dua proses secara serempak dan akan menerima efek dan konsekuensi.

    C. Jenis-Jenis Effect
    Efek komunikasi massa dapat dibagi menjadi beberapa bagian, namun Leith R Stamm dan John E. Bowes 1990 membaginya menjadi dua bagian dasar yaitu : 
    1. Efek primer meliputi terpaan, perhatian dan pemahaman, dan 
    2. Efek sekunder meliputi perubahan sifat kognitif perubahan pengetahuan dan sikap dan perubahan perilaku menerima dan memilih.


Nahh sobat kreatif seperti itulah penjabaran mengenai ketiga teori tersebut. Semoga bisa menjadi ilmu tambahan kita semua yah sobat kreatif. Oke sobat mungkin cukup sekian sharing kita pada kali ini. Selalu kunjungi zona kratifitas yah untuk mengetahui lebih banyak lagi ilmu agar kita makin kreatif. Dahhhhhhhhh.


Referensi :

Meteri pembelajaran mata kuliah Teori Komunikasi Massa : Materi Kelompok Pertemuan 7


Penulis :

Mochamad Azis Prasetya

Kamis, 22 Juli 2021

4 HAL PENTING DALAM STREET PHOTOGRAPHY

Sumber : Instagram (@vazerr)


Haloooo sobat kreatif 

Gimana nih kabar kalian semua, tentunya makin kreatif dong yahh. Apalagi kalau kalian selalu kunjingi zona kreatifitas. 


Ohh iya sobat, kalian pernah gak sih fotoin seseorang yang gak kalian kenal atau foto sesuatu saat kalian berada di jalanan ?

Nahhh mimin mau sedikit berbagi pengalaman nih kepada kalian. Kebetulan yang mau mimin bahas itu tentang fotografi nih sobat, lebih tepatnya Fotografi Jalanan (Street Photography. 


Seperti yang kita ketahui, pada umumnya street photography atau fotografi jalanan merupakan salah satu aliran dalam fotografi. Fotografi jalanan umumnya memuat objek yang diambil di ruang terbuka publik dalam kondisi candid atau tanpa pengarahan. Dalam foto ini objek yang kita foto tidak selalu tentang jalanan nih sobat, tetapi bisa juga aktivitas seseorang, benda, situasi dan sebagainya. 


Menurut mimin dari pengalaman yang mimin alami sendiri. Fotografi Jalanan ini salah satu jenis fotografi yang asik dan mudah dilakukan dimana saja. Sebagai seorang yang baru belajar di dunia fotografi, mimin cukup senang dengan fotografi jalanan (street photography) ini. Karna kita bisa mengambil foto apapun yang kita lihat dan menurut kita bagus untuk di dokumentasi kan. Cukup banyak sesuatu yang bisa kita jadikan objek foto kita saat kita berada di jalanan, misalnya seperti aktivitas seseorang, situasi jalanan, benda-benda yang ada di jalan, kendaraan dan sebagainya. 


Objek street photography fokus menangkap momen-momen nyata (candid) di ruang publik seperti stasiun, mal, atau bahkan lingkungan sekitar tempat tinggal, maka dari itu photographer diperlukan untuk kreatif dan peka terhadap keadaan sekitar.


Jika kita ingin menjadi seorang street photographer ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan dipelajari, antara lain :


  1. Kuasai Teknik Dasar Fotografi
    Hal yang paling dasar dalam fotografi itu kita harus mengerti tentang segitiga eksposure (Shutter Speed, ISO dan Apeture), Komposisi dasar, dan peforma kamera kalian. 
    Jika kalian sudah memahami ini, kalian akan lebih mudah kedepannya untuk menjadi seorang street photographer. 

  2. Fokus Dengan Interaksi Sekitar
    Dalam street photography harus pandai memperhatikan situasi sekitar agar kita tidak ketinggalan moment. Kamera pun harus sudah ready di tangan kita, sehingga ketika ada moment kita bisa langsung mengambil gambarnya. 

  3. Tentukan Tempat Dan Waktu Yang Pas
    Memang street photography bisa dilakukan dimana saja, tetapi kita juga harus memperhatikan waktu dan tempatnya. Misalnya kita ingin memotret di pasar tradisional, nah berarti kita harus datang di waktu yang tepat yaitu pagi hari agar kita mendapatkan banyak momen yang bisa kita abadikan. 

  4. Izin
    Seorang photographer pun harus punya attitude yang baik. Tidak semua objek bisa langsung kita abadikan begitu saja, terkadang kita harus meminta izin untuk memotret. Jika kita ingin memotret seseorang dengan candid agar gambar yang dihasilkan itu sangat murni eksperesinya. Boleh saja kita melakukan hal itu agar mendapatkan hasil maksimal. Tetapi jika kita sudah mendapatkannya, kita pun harus izin kepada seseorang yang kita foto. Kita tunjukan hasilnya, kalau memang ia memperbolehkan kita untuk menyimpan dan memposting foto tersebut. Kalau ia gak setuju dan gak suka, yah kita harus menghapusnya. 


Nahh jadi seperti itu sobat menurut mimin mengenai street photography. Sebenarnya masih banyak hal-hal yang perlu diperhatikan, tidak sembarangan kita memotret objek. Dengan hal-hal tersebut kita bisa menjadi seorang photographer yang profesional. 


Gimana nih kira-kira sobat kreatif tertarik gak untuk mencoba menjadi photographer. Ini juga salah satu profesi yang kreatif loh sobat.


Oke sobat kreatif, mungkin cukup sekian sharing kita kali ini yah sobat. Bagi sobat yang punya pengalaman mengenai hal ini, bisa sharing di kolom komentar yah sobat. Terima kasih !!!




Penulis : Azis Prasetya